SEJARAH DESA RIAM BATU

Desa riam batu
0

                    
 SEJARAH SUKU DAYAK SEBERUANG DESA RIAM BATU

    Nenek Moyang Masyarakat Desa Riam Batu Berasal Dari Suku Dayak Seberuang Yang Diyakini Sebagai Suku Pendatang Di Kecamatan Tempunak, Suku Dayak Seberuang Termasuk Dalam Rumpun Dari Ibanik Grup Yang Berasal Dari Tanah Semula Jadi Tampun Jauh Di Daerah Segumon, Sekayam Hulu Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, Perbatasan Malaysia.
    Terjadilah Perpindahan Dari Tampun Jauh, Salah Satunya Menuju Batang Sungai Seberuang (Sehingga Disebut Suku Dayak Seberuang) Di Kecamatan Seberuang Dan Semitau Kabupaten Kapuan Hulu Kalimantan Barat.

        SEJARAH PERPINDAHAN
    -Pada Awal Kedatangan Suku Dayak Seberuang Dari Batang Seberuang Kapuas Hulu KeKecamatan Tempunak Oleh Temenggung Merbai, Sedang Terjadi Perperangan Antara Suku Asli Yang Ada Di Tempunak Yaitu Melayu Jelimpau Dengan Suku Silan Muntak ( Suku Didaerah Keberak, Belimbing Kabupaten Melawi ).
Peperangan Mengakibatkan Jumlah Suku Melayu Jelimpau Semangkin Sedikit. Dayak Seberuang Datang Dan Membantu Peperangan Yang Membuat Suku Silan Muntak Kalah,
Sebagai Imbalan Oleh Suku Melayu Jelimpau Kekayaan Sumber Daya Alam Termasuk Tanah, Kayu, Tapang Temawang Dan Kekayaan Yang Ada Daerah Sungai Tempunak Diberikan Kepada Suku Dayak Seberuang.

            SEJARAH KETURUNAN 
    -Adapun Mengenai Sejarah Keturunan, Dipercaya Masyarakat Bahwa Adanya Migrasi Dari Sungai Seberuang Kedaerah Sintang Dilakukan Oleh  3 (Tiga) Anak Tuak Laja ( Penjaga Pusaka Seberuang ) Yang Bernama Temenggung Cukah, Temenggung Caling Dan Temenggung Merbai,
Temenggung Cukah Yang Menurunkan Orang Seberuang Di Mansiap Tanjung, Sementara Itu Temanggung Caling Menurunkan Orang-orang Yang Ada Disebelah Kanan Sungai Kapuas Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang Diantaranya Desa Sekubang Yang Kampungnya Adalah Taja, Bangun, Pemunsit Dan Lepat Beruang,
Di Desa Nanga Pari Kampungnya Adalah Sungai Lepat, Ngalang, Geruda, Silit, Sungai Segak, Pampuk Kuai Dan Pari.
   Didesa Lengkenat Kampungnya Adalah Gernis Jaya , Paoh Benua. Didesa Temiang Kapuas Kampungnya Adalah Temiang, Mirah Air, Sukau Hilir, Sukau Hulu Dan Sungai Adau. Di Desa Ensabang, Sungai Jaung, Sungai Tamang, Tanah Kaya Dan Pringanyan.
    Pada Tahun 2008 Terjadi Pemekaran Wilayah, Desa Benua Kencana Sebagai Desa Induk Dan Desa Pemekaran Kemudian Dinamakan Dengan Nama Desa Riam Batu. 
Nama Riam Batu Disepakati Oleh Seluruh Masyarakat Kampung Lebuk Lantang, Lanjau Dan Mulas Sebagai Pemersatu Ketiga Kampung Tersebut Dan Disahkan Pada Tanggal 14 April 2009, Nama Riam Batu Memiliki Makna Rendah Hati, Indah Alamnya, Majemuk Masyarakatnya, Menjaga Keamanan Alamnya Agar Tetap Utuh.
    Kampung Tertua Di Riam Batu Adalah Mulas Dan Lebuk Lantang Yang Mana Bergabung Dalam Satu Kepemerintahan Adat Dibawah Ketemenggungan Udap Di Desa Ansok  ( Desa Benua Kencana Sekarang ) Bersama 17 ( Tujuh Belas ) Kampung Lainnya, Bukti Kepemilikan Tanah Oleh Masyarakat Riam Batu Oleh Tiga Kampung Diantaranya Terdapat Tembawang-Tembawang Dan Bukit Saran


-SK BUPATI SINTANG NOMOR : 660/707/KEP-DLH/2020
    TENTANG 
PENGAKUAN DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT HUKUM ADAT DAYAK SEBERUANG
RIAM BATU KETEMENGGUNGAN HULU TEMPUNAK DESA RIAM BATU
KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)